1 halaman — siap cetak PDF
8 bab — dokumen pendalaman
Portal navigasi semua dokumen

Terlalu panjang (45-60 menit). Sulit ditonton di sela kesibukan. Kurang praktis untuk pengguna HP.
Terlalu pendek (15-60 detik). Tidak ada alur cerita utuh. Konten tidak berkualitas sinematik.
Ada "CELAH PASAR" besar untuk konten drama berdurasi 2 menit yang berkualitas tinggi, bikin ketagihan, dan bisa dinikmati kapan saja.
Didesain khusus untuk layar HP. Pengalaman menonton natural dan nyaman.
1 Judul = 50-100 Episode. Durasi 2 menit per episode.
Setiap episode berakhir dengan "gantungan cerita" yang memaksa penonton lanjut.
Nilai produksi setara film. Pewarnaan sinematik, desain suara, dan akting profesional.
| Komponen | PH Konvensional | RAHA REELS |
|---|---|---|
| Kru Produksi | 30–50 orang | 8–12 orang (Agile) |
| Peralatan | Sewa harian (mahal) | Milik sendiri (Sinema-Mobile) |
| Pemain / Talent | Artis TV (tarif tinggi) | Talent Digital (segar & kreatif) |
| Waktu Syuting | 1 Episode = 1-2 hari | 1 Hari = 5-8 Episode |
| Biaya Per Judul | Rp200 Juta++ | Rp50 Juta (Tarif Tetap) |
Kunci Profitabilitas: Dengan Rp50 Juta, kami menghasilkan kualitas yang di pasaran seharga Rp200 Juta+. Ini fondasi margin keuntungan kami.
Pengguna membeli koin untuk membuka episode yang terkunci. Model "bayar-per-episode" yang sangat efektif untuk penonton penasaran.
Langganan premium Rp60.000/bulan untuk akses tanpa batas ke seluruh perpustakaan konten. Pendapatan berulang yang stabil.
Penempatan produk sponsor natural di dalam cerita (soft selling). Biaya Rp20–50 Juta per merek per judul.
Belum ada platform drama pendek vertikal yang mendominasi pasar Indonesia secara lokal. Peluang besar menjadi pemimpin pasar.
Balik modal dalam 12–18 bulan. Di tahun kedua, perusahaan memiliki arus kas positif DAN 50 Judul Film (Aset IP) yang nilainya terus meningkat.
1 judul = Rp2jt/bulan → 50 judul = Rp100jt/bulan pendapatan pasif otomatis.
100rb pengguna × Rp60rb/bulan = Rp6 Miliar/bulan potensi omzet.
"Bang, di tahun kedua, kita bukan cuma punya uang cash, tapi kita punya 50 Judul Film (IP) yang harganya akan terus naik kalau mau dibeli platform besar seperti Netflix atau TV Nasional."
Belum ada pemain lokal yang mendominasi segmen ini di Indonesia.
Mudah diduplikasi ke genre lain dan ekspansi ke pasar internasional.
Biaya produksi efisien. Kegagalan 1 judul tidak menghentikan operasional.
Margin besar. Aset Kekayaan Intelektual yang bernilai jangka panjang.
AGOGO PRODUCTION — Mendefinisikan Ulang Hiburan Indonesia